Blogroll

GN

Sabtu, 25 Februari 2012

Mendidik Anak, Mendidik Penerus RAS: Tanpa RAS, tidak ada budaya, tidak pernah ada Kita.

Seorang anak manusia lahir kedunia memiliki tujuan pemenuhan fisiologis dan psikologis.
Dia mulai menyadari demarkasi antara harapan dan realitas, disini rasionalisasi memainkan peran utama. Tugas kita adalah mengarahkan sang anak kepada pola perkembangan yang sehat evolusionistik.

Pendidikan itu didapatkan seorang anak kadang formal, kadang informal, dari bahasa yang kita pergunakan, budaya etnis kita. Lewat musik yang kita dengarkan dan buku-buku kita baca, percakapan yang kita miliki, koleksi lukisan, benda seni estetika yang mengelilingi diri kita, nafsu, impian dan proses rasionalisasi dari tiap2 anggota keluarga dalam menggenapi cita2.

Dalam kata lain: upaya untuk mengubah manusia yang berpusat pada diri menjadi diri yang berekspansi dan menginvansi segala arah.
Semua dengan asset utama kepercayaan diri yang berkembang, dan rasioalisasi dari cinta terhadap naluri kehidupan.
Jika ini semua dipenuhi, maka kemerdekaan aspirasi mental, kepribadian yang kuat, kritis dan mendominasi akan terbentuk dalam diri anak.


Greek education focused heavily on training the entire person, which included education of the mind, body, and imagination. http://en.wikipedia.org/wiki/Education_in_ancient_Greece
http://en.wikipedia.org/wiki/Agoge
http://www.newfoundations.com/GALLERY/Confucius.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar