Blogroll

GN

Sabtu, 25 Februari 2012

Muslihat = Kecerdasan (Pintar), Kurang Muslihat = Kurang Cerdas (Beg"o"+h)

Apakah anda telah membaca seribu buku dalam hidup anda .. ?
...
tidak .. ?
seratus .. ?
dua puluh .. ?
sepuluh .. ?
lima .. ?
...
satu .. ?

ITU SUDAH CUKUP!
Jadikanlah pengetahuanmu sebagai tindakan, jadikan pengetahuan yang engkau peroleh dari tiap buku untuk menuntunmu dalam menganalisa kehidupan dan mengambil keputusan!
Beranilah!
“Sapere Aude” kata Immanuel Kant!
Jangan takut terhadap kebenaran.
Jangan takut berbicara.
Berpikir jangan dibatasi!
Ajarilah siapa saja untuk berani berpikir dan bertindak dengan mempergunakan pengetahuan dan pengalamannya sendiri.
Maka itulah dia “Sang Manusia”. Yang dimana Tuhan telah beri akal dan pikiran sebagai pembeda dari mahluk yang lain. 

 .....................................................................

 Kata muslihat (dengan sedikit perubahan pengucapan) berasal dari bahasa Arab “maslahat” =>> “maslahah” yang berarti “kebaikan” atau "yang mendatangkan manfaat". Sedangkan kata daya nampaknya juga berasal dari bahasa Arab "dhayya'a" yang berarti "membinasakan" atau "menghilangkan", mungkin yang dimaksud menghilangkan manfaat, lawan kata dari maslahah. Jadi, tipu daya dan tipu muslihat itu berbeda. Tipu daya adalah tipuan yang bersifat jahat atau dengan kata lain tipuan untuk kejahatan. Sedangkan tipu muslihat adalah tipuan untuk kebaikan karena ditujukan untuk kemaslahatan diri sendiri, orang lain atau orang banyak.
SUMBER: http://forget-hiro.blogspot.com/2010/12/perbedaan-tipu-muslihat-dan-tipu-daya.html?utm_source=BP_recent

 .....................................................................

 Takdir dan Nasib itu dirancang! Sekali lagi "Takdir dan "Nasib" itu diarsiteki!
Sejak Era Deng, jabatan Presiden Cina diisi teknokrat, alias jebolan sekolah teknik/ pemegang gelar sarjana fisik-kimia-elektro-listrik. Ziang Jemin, Hu Jintao, merekalah arsitek kebangkitan Cina abad XXI. Ilmu paling ampuh untuk mengatasi segala problematika langit dan bumi adalah sunatullah, sunatullah itu kan dibahas di mata pelajaran Fisika, Kimia. Nah, mari kita ramai2 mendaftarkan anak2 kita ke sekolah IPA agar kelak bisa masuk jurusan Teknik.
Menurut Hadis, pada usia 10 tahun bila anak itu masih belum mau shalat, boleh dipukul. Kalau anak kita sejak 5 SD tidak mulai belajar menghafal table Mendeleev mari siap2 tempeleng! 

 .....................................................................

 Berita Singapura berbunyi: "Memanfaatkan koneksi wireless internet orang lain dapat dikenakan dakwaan*". Selalu ada tempat bagi keserakahan. Kambing harus selalu lebih banyak jumlahnya daripada singa, singa harus lebih sedikit, atau keseimbangan ekosistem terganggu. Kepunahan akan terjadi.
Jika kita memberikan sesuatu kepada seseorang, benda yang paling diidamkan adalah juga benda yang paling sulit didapat oleh orang tersebut. Entah oleh kelangkaan, entah oleh nilai finansial, historis atau personalistik-emosional benda tersebut. Maka benda tersebut pastilah benda yang juga paling berharga di mata dia.
Jika kita memberikan tugas kepada orang lain, maka kita wajib membuat hal yang mudah menjadi sulit, agar harga tugas tersebut menjadi terdongkrak nilai intrinsiknya.
Sesuatu yang murah kerap dipersulit agar nilainya jauh dari standar. Menjadi orang hebat, menjadi orang biasa tergantung dari tingkat kesulitan dan tingkat kebebasan. Seorang tukang becak dalam waktu 12 jam kerja mampu langsung diperintahkan kerumah untuk mengantar ibu yang berbelanja. Namun untuk menemui walikota, Direktur bank Mandiri, presiden, kita harus membuat janji sehari, dua hari, tiga bulan terlebih dahulu. Lihatlah bahwa manusia dinilai harganya dari tingkat kesulitan intrinsiknya.

Wireless transmission of power and free energy have not happened yet, perhaps we aren't ready, perhaps the Earth isn't ready**.

* http://compnetworking.about.com/b/2007/01/19/illegal-in-singapore-borrowing-your-neighbors-wifi.htm
** http://ridgeandtheuntold.multiply.com/journal/item/171

 .....................................................................

 Kehebatan seseorang itu adalah ketika dia mampu memahami secara kuat lingkungan sosial dan fenomena kehidupan disekitarnya untuk menginspirasi dan mencerahkan diri dia sendiri dan orang lain. ~ Voltaire
 .....................................................................


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar