Blogroll

GN

Jumat, 02 Maret 2012

Semakin besar dan Panjang, menyimbolkan kekuatan ego dan naluri 'struggle of the fittest'


Jaman dahulu di Arab, para pangeran yang baru lahir hidungnya ditarik2 agar besar dan panjang, mancung. Menurut tradisi mereka mustahil manusia dengan hidung yang tidak 'xtra size' mampu menjadi manusia besar/ pemimpin.

Ini adalah foto Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan, raja Uni Emirat Arab (UEA), sekaligus pemimpin paling disegani dan terkaya UAE.
http://en.wikipedia.org/wiki/Zayed_bin_Sultan_Al_Nahyan
BUKTI KEKAYAANNYA: http://katon-ninja.blogspot.com/2011/01/rumah-sheikh-zayed-bin-sultan-al-nahyan.html

Semakin besar dan Panjang, menyimbolkan kekuatan ego dan naluri 'struggle of the fittest'. Namun juga harus proporsional dengan feature wajah keseluruhan (tidak ekstrim). Bangsa arab dimana2 menjadi pemimpin, karena bentuk hidung mereka yang memaksa mereka bertindak semacam itu. Sedangkan hidung paruh Yahudi (semacam punya Soros) membuat mereka sebagai konsultan uang yg paling sukses di muka bumi.

Bangsa Asia itu rata2 mungil dan bangir, menyiratkan perilaku hedonis, pemalas, tidak percaya diri, lebih suka menjadi alas kaki yg kuat daripada menginjak2 yg lemah. Maka selalu dijajah bangsa Eropa dengan feature hidung lebih besar dan panjang. Namun berbeda dengan profil Soeharto, ini termasuk feature Eropa, maka kepemimpinannya juga fenomenal diantara bangsanya: http://www.klikunic.com/2011/05/survei-soeharto-presiden-yang-paling.html.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar